Dunia Hari Ini: Polisi Buru Pelaku Penembakan yang Mematikan di Afrika Selatan
Thu 11 Jun 2026 at 3:39pm
Menurut polisi, sebelas orang tewas di tempat kejadian, dan satu orang lainnya meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya di rumah sakit. (X: Thegrandmaboy)
Anda sedang menyimak Dunia Hari Ini, yakni rangkuman sejumlah informasi pilihan dari berbagai negara yang terjadi dalam 24 jam terakhir.
Berita dari Afrika Selatan kami hadirkan untuk membuka edisi Kamis, 11 Juni 2026.
Dua belas orang tewas ditembak
Dalam sebuah pernyataan, polisi Afrika Selatan mengatakan sedang memburu lebih dari 10 tersangka menyusul serangan di permukiman kumuh Jumpers di Cleveland, sekitar 6 kilometer dari pusat kota Johannesburg.
Serangan itu terjadi di Cleveland, sekitar 6 kilometer dari pusat kota Johannesburg. (AP: Denis Farrell)
Motif serangan tersebut belum diketahui dan belum ada penangkapan yang dilakukan.
Polisi mengatakan para tersangka tiba dengan sebuah minibus Toyota putih dan memasuki permukiman dari dua titik akses sekitar pukul 23.00 pada hari Selasa waktu setempat.
Mereka melepaskan tembakan di beberapa lokasi sebelum melarikan diri dengan kendaraan yang sama.
Polisi mengatakan para korban terdiri dari sembilan laki-laki dan tiga perempuan. Sebelas di antaranya meninggal di tempat kejadian dan satu korban meninggal di rumah sakit.
Vonis pengadilan militer untuk kasus Andrie Yunus
Empat perwira intelijen militer dijatuhi hukuman hingga tiga tahun penjara, setelah dinyatakan terbukti menyiram aktivis pembela hak asasi manusia (HAM) Andrie Yunus dengan air keras.
Empat perwira militer telah divonis terkait serangan asam tersebut. (ABC News: Tim Swanston)
Hukuman pengadilan militer ini lebih ringan dari tiga dakwaan yang diajukan terhadap mereka.
Masing-masing perwira menerima hukuman terpisah untuk peran mereka dalam insiden tersebut: tiga tahun, 2,5 tahun, dua tahun, dan 1,5 tahun. Dua perwira yang divonis menyiram air keras ke Andrie diberhentikan secara tidak hormat dari militer.
Direktur eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengatakan bahwa vonis dan hukuman tersebut "meremehkan tingkat keparahan dan dampak serangan yang mengancam jiwa Andrie".
"Vonis itu gagal mempertimbangkan keterlibatan aktor lain, atau rantai komando, meskipun investigasi independen baru-baru ini [menuduh] bahwa setidaknya 14 orang telah terlibat," katanya.
"Putusan tersebut melindungi integritas institusional militer dan melindungi seluruh rantai komando dan aktor lain yang berpotensi terkait dengan insiden ini dari pengawasan."
Dakwaan untuk kebakaran komplek apartemen Hong Kong
Tujuh orang dan dua perusahaan didakwa atas kebakaran apartemen yang paling mematikan di dunia dalam beberapa dekade terakhir.
Kebakaran tersebut menghanguskan tujuh dari delapan blok apartemen bertingkat tinggi di kompleks Wang Fuk Court pada bulan November. (Reuters: Tyrone Siu)
Kebakaran di Wang Fuk Court, yang menewaskan 168 orang di komplek perumahan umum Hong Kong tahun lalu, memicu penyelidikan selama berbulan-bulan untuk mengetahui penyebabnya.
Dakwaan tersebut termasuk pembunuhan, konspirasi untuk melakukan penipuan, pencucian uang, upaya untuk menghalangi jalannya keadilan publik, dan penggelapan pajak.
Victor Dawes, seorang pengacara yang mewakili komite independen, sebelumnya mengatakan hampir semua sistem keselamatan kebakaran gagal karena kesalahan manusia.
Serangan beruang di Jepang meluas
Serangan beruang terbaru di Jepang pekan lalu melukai empat orang dan terekam oleh sejumlah kamera CCTV di pabrik baja Fukushima.
Seekor beruang menyerang empat orang di kota Fukushima, Jepang. (AP: Kyodo News)
Ini merupakan pengingat akan rekor jumlah korban serangan beruang tahun lalu: 13 orang tewas dan lebih dari 220 orang terluka akibat bertemu beruang, termasuk di jalan-jalan di kota.
Lembaga Kumamap, yang memetakan aktivitas beruang di Jepang, mengatakan tahun ini angkanya bisa lebih buruk lagi, setelah tercatat peningkatan jumlah pertemuan manusia dengan beruang.
Kumamap mencatat hampir 5.000 pertemuan dengan beruang antara April dan Juni, atau 36 persen lebih banyak daripada bulan yang sama tahun lalu. Pemerintah Jepang memperkirakan populasi beruang sekitar 58.000 ekor pada bulan Maret, menurut kantor berita Associated Press.
Para pejabat memiliki rencana untuk mengelola populasi beruang, menyerukan pemusnahan massal secara sistematis, melipatgandakan jumlah staf pengendalian beruang di tingkat kota, dan menggandakan jumlah perangkap beruang.