Dunia Hari Ini: Malaysia Melarang Media Sosial Bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Tue 2 Jun 2026 at 1:58pm
Aplikasi Instagram, TikTok, Snapchat, YouTube, Facebook, Twitch, dan Reddit ditampilkan di ponsel menjelang pemberlakuan aturan baru yang melarang penggunaan media sosial bagi pengguna di bawah usia 16 tahun di Malaysia. (Reuters: Hollie Adams)
Anda sedang membaca laporan Dunia Hari Ini edisi Selasa, 2 Juni 2026 yang menyajikan laporan selama 24 jam terakhir.
Berita utama kami hadirkan dari Malaysia.
Malaysia larang medsos untuk anak di bawah 16 tahun
Malaysia melarang anak-anak di bawah 16 tahun untuk mendaftarkan akun di platform media sosial, sebagai upaya untuk melindungi anak di bawah umur dari paparan konten berbahaya secara online.
Sejak Senin kemarin, platform media sosial termasuk Facebook dan Instagram milik Meta Platforms, TikTok, dan YouTube milik Alphabet, harus melakukan verifikasi usia menurut Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia.
Denda hingga 10 juta ringgit, atau lebih dari Rp45 juta, dapat dikenakan pada perusahaan media sosial yang gagal mematuhi peraturan tersebut.
"Langkah ini tidak dimaksudkan untuk melarang pengguna anak-anak mengakses internet atau menutup akses mereka ke teknologi," bunyi pernyataan pemerintah.
Pemerintah mengatakan langkah ini diambil untuk menuntut tanggung jawab platform media sosial, orang tua, dan wali dalam melindungi anak di bawah umur di dunia daring.
Unjuk rasa menentang fasilitas karantina Ebola di Kenya
Senin kemarin, ratusan orang turun ke jalan di kota Nanyuki, Kenya tengah, untuk memprotes langkah Amerika Serikat mendirikan fasilitas karantina Ebola di kawasan pangkalan militer.
Seorang demonstran memberi isyarat saat mereka mendirikan barikade selama protes terhadap rencana karantina Ebola yang didukung AS. (Reuters: John Muchucha)
Pengadilan memerintahkan penangguhan sementara pada hari Jumat (29/05) setelah gugatan diajukan dengan alasan lokasi tersebut dapat membahayakan kesehatan masyarakat.
Pejabat senior AS mengatakan unit berkapasitas 50 tempat tidur di pangkalan angkatan udara di wilayah Laikipia akan melayani warga Amerika yang sudah terpapar virus tetapi masih tanpa gejala.
Pemerintah Kenya juga sudah mengkonfirmasi rencana untuk mendirikan fasilitas tersebut.
Menteri Kesehatan Kenya Aden Duale mengatakan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk memperkuat sistem tanggap darurat.
Serena Williams akan kembali berlaga
Serena Williams kembali ke laga tenis profesional pada usia 44 tahun setelah hampir empat tahun absen dari olahraga ini.
Serena Williams terakhir kali bermain tenis profesional pada tahun 2022. (Getty Images: John Walton/PA Images)
Juara tunggal Grand Slam 23 kali sudah menerima undangan 'wildcard' untuk bermain ganda di turnamen lapangan rumput Queen's Club mendatang di London, demikian diumumkan oleh WTA Tour.
Williams juga membuat unggahan bersponsor dengan Nike di media sosial dengan keterangan: "Sepertinya semua orang sudah mendengar beritanya."
Unggahan tersebut disertai video teleponnya berdering, di mana ia berkata: "Saya harus mengganti nomor saya."
Turnamen Queen's Club dimulai Senin depan dan WTA mengatakan Williams akan bermain "dengan pasangan yang akan diumumkan kemudian."
Penggemar BTS doa agar dapat tempat duduk di konser
Para penggemar band K-pop BTS di Taiwan berdoa kepada Yue Lao, dewa Taois cinta dan pernikahan, dengan harapan mereka bisa mendapatkan tempat duduk untuk konser di kota Kaohsiung, Taiwan selatan.
"Sangat sulit mendapatkan tiket konser BTS, jadi orang-orang bilang berdoa kepada Dewa Cinta adalah cara yang paling efisien," ujar Jessie Chuang, seorang penggemar, 26 tahun.
Para penggemar Kpop, sebagian besar penggemar BTS, berada di kuil Bangka Lungshan di Taipei, dengan harapan mendapatkan tiket konser. (Reuters: Ann Wang)
Akhir pekan lalu, sekelompok penggemar K-pop, yang sebagian besar penggemar BTS, meletakkan camilan dalam kemasan ungu, 'merchandise' grup, peta tempat duduk konser, dan daftar keinginan mereka di atas meja altar di Kuil Bangka Longshan, Taipei.
Tren ini dimulai di media sosial beberapa tahun yang lalu.
Penggemar K-pop Taiwan percaya Yue Lao akan menggunakan benang merah takdirnya untuk menghubungkan mereka yang ditakdirkan untuk bertemu, dalam hal ini, menghubungkan penggemar dengan tempat duduk konser.